Berita Terbaru

IAGI : Indonesia Mampu Mengelola PSC yang Habis Kontrak

Kepercayaan terhadap kemampuan dan potensi yang dimiliki anak bangsa harus diperlihatkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah memberikan hak pengelolaan blok migas asing yang sudah selesai masa kontraknya kepada perusahaan minyak nasional.

‘’Kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, sangat mampu untuk mengelola blok migas dimanapun,’’ kata Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari di Jakarta, Selasa (23/10/12). Persoalan finansial juga tidak menjadi masalah, karena semua fasilitas untuk memproduksi minyak yang sudah habis masa kontraknya, sudah terbayar.

Dalam beberapa pekan belakangan ini, muncul perdebatan mengenai siapa yang pantas untuk mengelola Blok Mahakam yang akan berakhir pada 31 Maret 2017 nanti. Meskipun masih cukup lama tetapi ancang-ancang untuk memperebutkan pengelolaan blok tersebut sudah dimulai.

Di satu sisi ada kelompok kritis yang menginginkan agar pengelolaan blok yang habis masa kontraknya diberikan sepenuhnya kepada perusanaan nasional, khususnya Pertamina. DI pihak lain, banyak orang pemerintah yang masih berpikir untuk tetap memberikan blok tersebut kepada asing.

Menyikapi perdebatan tersebut, Rovicky tetap berpendirian bahwa semestinya diberikan ke perusahaan nasional. Bagi dia tidak alasan kontrak pengelolaan blok itu diperpanjang atau diberikan kembali ke perusahaan asing.

Menurut Rovicky, banyak keuntungan yang diperoleh jika pengelolaan dipegang oleh perusahaan nasional. Pertama dari sisi pendapatan, karena dikelola oleh perusahaan nasional, maka hasil keuntungan tidak akan lari keluar negeri. Apalagi jika pengelolaan diberikan kepada Pertamina, maka negara dan rakyat yang akan diuntungkan.

Kedua dengan pengelolaan di tangan perusahaan nasional berarti memberikan peluang kerja yang lebih luas kepada tenaga kerja Indonesia. Ketiga yang tidak kalah penting adalah menjamin bahwa produksi minyak dan gas itu untuk kepentingan domestic. ‘’Security of supply akan lebih terjamin,’’ kata Rovicky.

Dalam konteks yang lebih luas, Rovicky memandang bahwa pengelolaan sumberdaya alam oleh persauaan domestic itu sekaligus juga merupakan strategi untuk mencapai ketahanan energi. Masa depan dunia salah satunya adalah ketahanhan energi, sehingga kita perlu mengamankan penggunaan energi dalam negeri kita sendiri.

Secara hukum, blok yang sudah habis masa kontraknya itu dikembalikan kepada negara. Di sini pemerintah akan menentukan apakah kontrak tersebut diperpanjang atau tidak. Dalam masa pemerintahan Orde Baru, hampir semua kontrak yang habis masa kontraknya diperpanjang lagi, termasuk Blok Mahakam yang dulu berakhir pada 31 Maret 1997 dan kemudian diperpanjang.

Kini, kata Rovicky, dalam masa pemerintahan yang demokratis ini saatnya menempatkan nasionalisme digaris terdepan sebagai alat untuk mensejahterakan rakyat. ‘’Nasionalisme itu kita buktikan dengan memberikan blok yang habis masa kontraknya ke perusahaan nasonal,’’ katanya.

Terkait dengan itu, IAGI akan mengadakan diskusi panel bertajuk ‘Nasionalisasi Sumberdaya Alam’ pada 28 Oktober 2012 di Aula Mandiri Kampus UI Depok. Diskusi yang mengusik nasionalisme di bidang migas itu sekaligus untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke 84.

Peresmian FGMI di PIT IAGI ke-41

Ketua FGMI Bhaskara Aji memberikan sambutan pada Peresmian FGMI di PIT IAGI ke-41 di Yogyakarta. (Foto oleh: Rizqi Syawal).

Yogjakarta, FGMI Online – Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI) secara resmi telah dideklarasikan pada Pertemuan Ilmiah Ikatan Ahli Geologi Indonesia (PIT IAGI) ke -41 di Yogyakarta,  17 september 2012 lalu. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Ketua BPMIGAS Ir. R Priyono, Wakil Ketua BPMIGAS Widjonarko, serta pengurus dan mantan pengurus IAGI. Peresmian ini ditandai dengan pidato peresmian oleh Ketua IAGI Rovicky Dwi Putrohari dan Ketua Formatur FGMI Bhaskara Aji. Selengkapnya

Pemuda Indonesia : Sejarah, Tantangan, dan Harapan

sumber gambar: jupiterimages

Pemuda Indonesia Penggerak Perubahan
Tanggal 28 Oktober 1928, pemuda Indonesia bersumpah bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, merupakan momentum awal lahirnya bangsa Indonesia. Tahun 1945, para pemuda menculik Soekarno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, sehingga Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Tahun 1966, pemuda bernama D.N. Aidit beserta koloninya yang tergabung dalam PKI berhasil menjatuhkan presiden Soekarno, begitupun pada tahun 1998, pemuda yang dikomandoi oleh mahasiswa seluruh Indonesia berhasil menggulingkan Soeharto dari singgasananya. Selengkapnya

FGMI Experience Sharing Knowledge II

Peserta FGMI Experience Sharing Knowledge (ESK) II

Jakarta, FGMI Online – FGMI kembali mengadadakan FGMI Experience Sharing Knowledge (ESK) II yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2012 . Diskusi yang berlangsung dari pukul 9.00 sampai dengan 13.00 di Wisma Mulia ini diikuti oleh 27 peserta dan terlaksana secara baik dan interaktif dengan diskusi serta  tanya jawab yang mengalir seru.

Selengkapnya

FGMI Experience Sharing Knowledge I

Peserta FGMI Experince Sharing Knowledge I

Jakarta, FGMI Online – Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI) merupakan organisasi dibawah IAGI yang anggotanya terdiri dari profesional geosaintis muda Indonesia, memiliki beberapa kegiatan yang telah berjalan. Salah satu kegiatan yang telah dilakukan dan berjalan dengan baik yaitu FGMI Experience Sharing Knowledge (ESK), kegiatan ini rencananya diadakan tiap satu bulan sekali. Bentuk program ini adalah berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman teknis maupun non-teknis dari geosaintis muda dan senior geosaintis kepada geosaintis muda lainnya. g menjadi media geosaintis muda untuk belajar menyiapkan dan mengasah kemauan diri dalam berbagi pengetahuan di bidaTujuannya sebagai media silaturahmi, berbagi pengetahuan dan informasi, serta secara tidak langsunng ilmu kebumian ke siapapun yang membutuhkan guna kemajuan ilmu kebumian di Indonesia. Selengkapnya

  • Jaringan

  • Follow Us On Instagram

  • Crown palace Blok C No. 28
    Jl. Prof. Dr. Supomo SH. No 231
    Tebet, Jakarta 12870

    Telp:(021) 83702848 - 83789431
    Fax: (021)83702848
    Email: sekretariat@fgmi.iagi.or.id